• Home
  • Content
    • #Jikalau
    • Tugas Kuliah
      • UAS Jurnalistik
      • UTS Teknik Publikasi
    • Politik
      • Pemilu 2019
    • Internship Stories
    • Korean Zone
      • K-Pop Review
      • K-Drama Review
  • Travel
    • KKN di Desa Pabangbon
  • Find Me
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • Email
  • Ask Me!
  • Owner
fadlytheworld



Peristiwa kehilangan motor kini sudah menjadi hal yang biasa, setiap daerah banyak yang terjadi hal serupa. Dan yang sangat disayangkan, tempat-tempat ibadah seperti Masjid menjadi sasaran empuk untuk melakukan kejahatan. Padahal sejatinya tempat seperti itu merupakan tempat yang sakral dan para penganut ajarannya tahu betul konsekuensi dari perbuatan tercela tersebut. Namun, hal ini bukanlah hal yang harus dibiasakan, dan tentunya harus dituntaskan.

Wartawan MNFH News M. Nurfadhlillah Hidayat datang ke Polsek Bekasi dan secara khusus mewawancarai Fadly selaku saksi sekaligus pahlawan dalam masalah ini untuk mengetahui kronologi lengkapnya.

_

Adzan Dzuhur telah berkumandang menandakan waktu sholat telah tiba. Seperti biasa, para jama'ah berwudhu terlebih dahulu, lalu melaksanakan shalat dzuhur berjama'ah di Masjid Darul Ihsan, Perumahan Sehati, Bekasi Utara pada hari Sabtu (19/10). AS (20) juga berada di sana berpura-pura mengikuti shalat.

Secara kebetulan, Fadly datang ke masjid agak telat dan menjadi masbuq. Ketika ia baru selesai wudhu, tiba-tiba ada seseorang yang meninggalkan shaf shalat sebelum shalat selesai. Dengan rasa penasaran, Fadly menghampiri orang tersebut dengan mengumpat. Dan betul, ternyata AS sedang mengutak-atik lubang kunci motor. "Saya baru selesai wudhu tiba-tiba ada yang meninggalkan shaf padahal shalatnya belum selesai, yaudah saya diem-diem mengintip tindakan dia," ujar Fadly.

Melihat kejadian tersebut, Fadly mulai bergegas menghampiri AS untuk menangkapnya, namun baru satu langkah saja ia langsung reflek berhenti bergerak lantaran pistol yang ada di saku celana pelaku. Terlihat juga sebuah golok yang tercetak dibalik jaket bak ninja semakin membuatnya merasa terancam.

Untuk melawan rasa takut tanpa melakukan tindakan yang nekat, Fadly berinisiatif untuk melakukan semuanya secara diam-diam dan mengikuti pelaku menggunakan sepeda motornya dari kejauhan. Hal ini supaya pelaku tidak curiga ada orang yang membuntutinya.

Pengejaran tersebut terhenti di sebuah rumah kontrakan beralamat di Jalan Kamal yang menjadi tempat tinggalnya. Fadly berhasil menemukan lokasi AS tanpa diketahui dan membiarkan beberapa hari supaya pelaku tidak merasa dikejar. Ia kembali lagi ke masjid dan menjelaskan ke korban yang masih mencari-cari motornya yang tiba-tiba menghilang. Tak luput juga ia menjelaskan strategi yang jitu untuk menangkap pelaku.

Hari demi hari, secara tidak langsung Fadly telah berperan menjadi detektif, karena ia memantau pergerakan AS dari jauh yang melakukan pencurian motor di tempat lainnya. Pelaku memang spesialis mencuri di tempat parkir yang memang paling rawan karena tidak dijaga, bahkan dengan adanya tukang parkir pun hal ini masih bisa kecolongan karena memang "kebanyakan" biasanya mereka hanya diam saja dan hanya menunggu upah yang diberikan oleh pengendara.

Ia mengumpulkan berbagai bukti melalui jepretan ponsel pintarnya yang dapat menerawang jarak yang cukup jauh. Yang mengejutkan adalah: AS menggunakan narkotika jenis sabu sebelum ia melakukan pencurian. Dengan semua bukti yang Fadly dapat, dia berasumsi bahwa pelaku melakukan pencurian motor untuk membeli sabu yang sudah memberikan candu di kehidupannya.

"Saat itu saya langsung berasumsi kalau dia (AS) terpaksa mencuri untuk membeli sabu. Kan narkoba mah bikin ketagihan gitu, ya!" tegas Fadly.

Kamisnya (24/10), Fadly bersama korban melaporkan kejadian sabtu lalu ke Polsek Bekasi, dan Polsek menurunkan tim-nya untuk mengepung rumah kontrakan tersebut. Mereka berhasil mengamankan pelaku beserta barang buktinya berupa STNK motor, dua buah kunci kontak, satu set kunci letter T, satu buah senjata api jenis Softgun, satu buah golok, dan satu alat bong hisap sabu.

Atas segala perbuatannya tersebut, pelaku (AS) dikenakan Pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara maksimal 12 tahun.

Kapolsek Bekasi Kompol Dwiyatmoko memberikan apresiasi kepada Fadly atas tindakannya yang tenang dan berhati-hati dalam menangkap maling. Ia diberi gelar Duta Penyelidikan Indonesia dan sejumlah uang sebesar 2 juta rupiah.

Fadly menjelaskan kepada Wartawan MNFH News bahwa ia juga telah membuat kehebohan ketika prosesi pemberian apresiasi tersebut. "Tapi, pas saat itu (pemberian apresiasi) saya memberi pidato yang heboh, Mas!" ucap Fadly dengan nada yang terlihat serius.

"Saya tiba-tiba diminta pidato, karena saya bingung, saya asal bilang begini: "Saya juga menyadari kalau saya sering nyabu." mereka langsung pada kaget mas. Abis itu saya langsung lanjutin ngomong "nyabu-nya nyarap bubur! Hehehe"," tambah Fadly dengan humor versinya.


*Setelah itu wartawannya males nulis cerita ini -_-*





M. Nurfadhlillah Hidayat
11160510000039
Teknik Publikasi KPI 7B
Wrote by Fadhlillah Hidayat


Bekasi - Pria berinisial AS (20) telah diamankan oleh Tim Polsek Bekasi atas peristiwa pencurian sepeda motor yang terjadi di Masjid Darul Ihsan, Perumahan Sehati, Bekasi Utara pada Sabtu lalu (19/10).

Kapolsek Bekasi Kompol Dwiyatmoko mengungkapkan, penangkapan AS berkat laporan salah satu warga yang melihat peristiwa tersebut. "Tersangka kedapatan melakukan pencurian motor di Masjid, ada salah satu warga yang melihat. Karena saksi takut dengan senjata api yang ada di saku celana pelaku, akhirnya dia menghubungi kami sambil diam-diam mengikuti tersangka untuk mengetahui tempat tinggal AS."

Menurut keterangan saksi yang bernama Fadly, pelaku melakukan aksinya ketika Shalat Dzuhur di masjid, pelaku melakukan modus pencuriannya dengan berpura-pura ikut shalat supaya tidak dicurigai. Shalat belum usai, pelaku langsung meninggalkan shafnya yang kebetulan berada di shaf belakang dan melancarkan aksinya. "Saya baru selesai wudhu tiba-tiba ada yang meninggalkan shaf padahal shalatnya belum selesai, yaudah saya diem-diem mengintip tindakan dia," ujar Fadly.

AS ditangkap di kediamannya yang berlokasi Jalan Kamal, Bekasi oleh Tim Polsek Bekasi yang dipimpin oleh Kompol Dwiyatmoko pada hari Kamis (24/10).

Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa STNK motor, dua buah kunci kontak, satu set kunci letter T, satu buah senjata api jenis Softgun, satu buah golok, dan satu alat bong hisap sabu. Diketahui AS menggunakan narkotika sejenis sabu sebelum melakukan pencurian.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara maksimal 12 tahun.

M. Nurfadhlillah Hidayat
11160510000039
Teknik Publikasi KPI 7B
Wrote by Fadhlillah Hidayat


Jakarta – Kuliner di Indonesia hari ini kian subur dan diminati oleh semua masyarakat. Hal ini membuat semaraknya pengadaan festival kuliner di sepanjang tahun, salah satunya yaitu Berani Festival yang diselenggarakan di Pondok Indah Mall selama tiga hari mulai Jum’at (25/10) hingga Minggu.

Ikut menyemarakkan festival ini, Pedas Mantap tidak datang hanya dengan booth tetapi juga menjadi Official Enjoy Partner serta menyediakan banyak kegiatan hingga memberikan promo dan diskon yang dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung.

Ika Gurmanis, selaku Marketing Manager Pedas Mantap mengatakan “Ditengah maraknya inovasi kuliner saat ini, cita rasa pedas yang khas tetap menjadi faktor utama, salah satunya yang berasal dari saus. Di Indonesia sendiri, saus merupakan bumbu masakan yang tak terpisahkan dari budaya makan sehari-hari. Melalui momen ini, Pedas Mantap yang terbuat dari cabai dan bahan alami berkualitas tinggi hadir untuk melengkapi resep masakan Anda untuk sebuah cita rasa yang tak terlupakan. Dalam kegiatan ini pula, kami berkesempatan untuk dapat berinteraksi langsung dengan seluruh konsumen kami.”

Jika berkunjung ke booth mereka, pengunjung juga akan merasakan pengalaman menarik karena mereka telah mempersiapkan berbagai kegiatan yang bersifat edutainment. Contohnya yaitu mengumpulkan stempel dari kartu yang telah diberikan ketika awal masuk dengan imbalan bingkisan dari Berani Festival. Pengunjung juga bisa menyaksikan live cooking demo dengan sejumlah koki yang diundang oleh Pedas Mantap.

Tidak hanya itu saja, pengunjung dapat mengikuti permainan lempar gelang ke dalam botol saus setelah membeli produk Pedas Mantap minimal senilai Rp25,000,-. Setiap pemain akan berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik seperti Pedas Mantap ukuran 225 ml, kaos, tas lipat, dan setiap harinya akan ada undian yang diumumkan via Instagram bagi para peserta yang beruntung untuk mendapatkan voucher belanja Tas senilai Rp500,000,-.

Pengunjung juga dapat mengabadikan keseruan acara dengan interactive photobooth. Dimana, seluruh pengunjung dapat mencoba instan photo bersama. Harapannya, pengalaman yang dirasakan di festival ini bisa menjadi kenangan bersama keluarga atau kerabat yang ikut hadir. (fad)

M. Nurfadhlillah Hidayat
11160510000039
Teknik Publikasi KPI 7B

Wrote by Fadhlillah Hidayat


Dalam membuat Press Release terdapat unsur-unsur yang perlu diperhatikan, salah satunya yaitu penggunaan rumus “The Seven Point Model” milik Frank Jefkins atau biasa disebut dengan “SOLAADS” dengan tujuan untuk mengecek bahan material informasi dan menghilangkan bahan-bahan yang kurang penting dalam siaran press release. Ketujuh unsur tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Subject (Subyek) : Apa yang dituturkan/disampaikan dalam cerita
  2. Organization (Organisasi): Apa nama organisasi yang bersangkutan
  3. Location (Lokasi) : Dimana lokasi organisasi itu 
  4. Advantage (Keunggulan): Keunggulan news values
  5. Application (Penerapan) : Apa saja kegunaan atau manfaatnya
  6. Details (Rincian) : Apa rincian releasenya
  7. Source (Sumber) : Dimana produk/sumber itu bisa diperoleh
Artinya, press release yang ditulis diupayakan mengandung informasi-informasi tentang tujuh unsur tersebut.


Contoh Press Release:

Jakarta, 25 Oktober 2019 - Antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap dunia kuliner telah berdampak dengan semaraknya festival kuliner baru yang bermunculan di Indonesia, salah satunya adalah Berani Festival 2019 yang ingin membawa experience konten kuliner online ke dalam wadah offline untuk menyatukan para food lovers, untuk itu tidak ketinggalan, Pedas Mantap, saus dari Danone turut hadir memeriahkan perhelatan festival kuliner tersebut yang digelar mulai 25 - 27 November 2019 di Pondok Indal Mall, Jakarta. Selain mengisi booth pada acara ini, Pedas Mantap juga hadir sebagai Official Enjoy Partner serta menyediakan banyak kegiatan hingga promo dan diskon yang dapat dinikmati oleh seluruh pengunjung.

“Ditengah maraknya inovasi kuliner saat ini, cita rasa pedas yang khas tetap menjadi faktor utama, salah satunya yang berasal dari saus. Di Indonesia sendiri, saus merupakan bumbu masakan yang tak terpisahkan dari budaya makan sehari-hari. Melalui momen ini, Pedas Mantap yang terbuat dari cabai dan bahan alami berkualitas tinggi hadir untuk melengkapi resep masakan Anda untuk sebuah cita rasa yang tak terlupakan. Dalam kegiatan ini pula, kami berkesempatan untuk dapat berinteraksi langsung dengan seluruh konsumen kami,” ujar Ika Gumarnis, Marketing Manager Pedas Mantap.

Berbagai kegiatan hiburan yang bersifat edutainment telah dipersiapkan oleh Pedas mantap baik di dalam booth maupun di Pedas Stage. “Akan ada beberapa aktivitas yang kami persembahkan untuk dapat diikuti oleh seluruh pengunjung. Misalnya, ketika awal masuk, pengunjung akan menerima sebuah kartu untuk mengumpulkan stempel di beberapa booth yang ada di sini, salah satunya adalah booth kami. Apabila pengunjung berhasil mengumpulkan seluruh stempel, maka pengunjung berhak mendapatkan bingkisan menarik dari Endeus Festival ketika check-out. Selain itu, akan ada live cooking demo dengan beberapa chef yang kami undang seperti Sumarto yang akan menghadirkan masakan Asia, Chef Rani Pratiwi untuk kuliner Indonesia dan Chef Risa Firdaus yang akan mendemokan masakan Western menggunakan Pedas Mantap,” tambah Ika Gumarnis.

Tidak hanya itu saja, untuk aktivitas di dalam booth pengunjung dapat mengikuti permainan lempar gelang ke dalam botol saus setelah membeli produk Pedas Mantap minimal senilai Rp25,000,- (berlaku kelipatan). Setiap pemain akan berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik seperti Pedas Mantap ukuran 225 ml, kaos, tas lipat, dan setiap harinya akan ada undian yang diumumkan via instagram bagi para peserta yang beruntung untuk mendapatkan voucher belanja Tas senilai Rp500,000,-.

Salah satu kegiatan unik dan menarik lainnya dalam booth Pedas Mantap di acara ini adalah interactive photobooth. Dimana, seluruh pengunjung dapat mencoba instan photo bersama dan setelahnya akan dipersilakan untuk mencoba bumbu cocolan snack yang diracik menggunakan Pedas Mantap sesuai dengan zodiak masing-masing! Menarik sekali bukan?

Ayo, ikutin keseruan festival kuliner ini bersama Pedas Mantap. Kamu bisa ajak seluruh keluargamu dan masuk ke area festival secara cuma-cuma! Untuk informasi lebih lanjut kunjungi akun instagram @pedas mantap. Tunggu apalagi, cicipi kuliner dengan rasa teristimewa dan ciptakan momen manismu untuk rasa yang terlupakan bersama Pedas Mantap!


Wrote by Fadhlillah Hidayat
Postingan Lama Beranda

About Me




Saya adalah seorang yang biasa, namun ingin mengekspresikan diri saya melalui media, yang salah satunya adalah blog ini. So, be happy and enjoy it!

-Fadhlillah Hidayat

LinkedIn Profile


M. Nurfadhlillah Hidayat

My Running Journey

Blog Archive

  • ▼  2021 (1)
    • ▼  April (1)
      • Mimpi Laptop Hilang
  • ►  2020 (1)
    • ►  Oktober (1)
  • ►  2019 (13)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  September (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  November (1)
    • ►  Juni (1)
  • ►  2017 (11)
    • ►  Desember (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (11)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)

Let's Support GFriend!

Copyright Fadhlillah Hidayat. Diberdayakan oleh Blogger.

Populernya tuh Disini!

  • [SOSIAL] Jalan “Pintas” Bikin SIM Cepat di Depok
  • [HUMAN INTEREST] Mengenal Enterpreneur dan Motivator Muda, Rendy Prihartono
  • [AGAMA] Talkshow Qurani bersama Muzammil Hasballah
  • Pendekatan Teori SOLAADS Frank Jefkins dalam Contoh Siaran Pers
  • Kotak Pandora dari (G)I-DLE, Suatu Konsep Nightmare yang Memukau
  • Pedas Mantap Hadir di Berani Festival 2019
  • PBAK 2016, Day 1 : Pra-PBAK / Gladi Resik
  • PBAK 2016 SERIES
  • Goodbye, My Obsession!
  • Perpisahan yang Akan Kembali Bertemu

Pengikut

PENGUNJUNG FADLY

Categories

Story Kuliah Opini Cinta Narasi Politik UAS Jurnalistik Pemilu 2019 UTS Teknik Publikasi Hati Mimpi Inspirasi Korean Zone Magang Owner PBAK 2016 Profile Straight News (G)I-DLE COMFEST 2017 Drama Review Feature News ICONIC Indonesia Interview KKN My Target Pabangbon Queendom

Panutanqu

  • kaoskakibau.com - by ron
    The EXhOrizon Saga: PART 3 – The Flight Drama (2)
    3 bulan yang lalu
  • 68ACA :: a modest thought
    Main Jungkat-Jungkit
    7 tahun yang lalu

Copyright © 2015 fadlytheworld. Designed by OddThemes