• Home
  • Content
    • #Jikalau
    • Tugas Kuliah
      • UAS Jurnalistik
      • UTS Teknik Publikasi
    • Politik
      • Pemilu 2019
    • Internship Stories
    • Korean Zone
      • K-Pop Review
      • K-Drama Review
  • Travel
    • KKN di Desa Pabangbon
  • Find Me
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • Email
  • Ask Me!
  • Owner
fadlytheworld

Sekarang sudah banyak sekali kemajuan dan perkembangan dari segi teknologi, salah satunya yaitu Media. Jika pada zaman old itu medianya masih sebatas media cetak yang sangat terbatas dan hanya perusahaan-perusahaan yang memproduksi media cetak, zaman now mengalami perkembangan drastis, yaitu media digital/online, dimana semua orang bisa mengolah karya atau tulisannya sesuai konten yang diinginkannya sebebas mungkin.

Tidak sedikit para pengguna internet yang mengeluarkan isi pemikirannya di dalam dunia maya ini bisa menjadi seseorang yang sukses ataupun berpengaruh. Contoh sederhananya yaitu Raditya Dika yang dulu aktif sebagai ‘blogger’ dan isi dari artikel tersebut menjadi cerita yang menarik dalam sebuah film layar lebar.

Untuk bisa menuangkan isi, ide, dan pemikiran kita tentunya membutuhkan wadah untuk menampungnya, dan disitulah peran website penyedia blog seperti Blogger, Wordpress, Weebly, dll diperlukan. Blog mempunyai fungsi yang penting, seperti untuk memberi informasi, hiburan, pengetahuan, menceritakan kisah pribadi, bahkan juga untuk tugas, seperti tugas UAS Jurnalistik ini hehehe.

 Pada kesempatan kali ini, yang ingin saya kasih tips yaitu mengenai tata cara membuat Blog melalui Blogger (blogger.com). Silahkan disimak step by step berikut ini:


  1. Buka Browser (Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, dll.)
  2. Pada kolom alamat, ketik http://blogger.com/ , lalu tampilannya akan seperti ini.
  3.  
  4. Pilih Create Your Blog.
  5. Setelah di klik, akan muncul tampilan baru, yaitu tampilan untuk login ke akun Gmail anda. Ketik email kalian lalu klik Next, selanjutnya masukkan password anda.
  6. Setelah login selesai, akan ada tampilan lagi, yaitu untuk mengonfirmasi profil blogger anda. Disana akan ada dua pilihan untuk menggunakan profil, diantaranya yaitu Profil Google+ dan Profil Blogger. Untuk perihal ini, anda bisa memilih salah satu diantara keduanya, karena tujuannya tetap sama. Namun disini saya merekomendasikan untuk memilih Profil Google+
  7. Klik ‘Daftar Blog’
  8. Masukan Judul untuk blog, alamat yang akan dijadikan link, dan menentukan tema sesuai dengan keinginan seperti pada gambar berikut
  9. Klik ‘Buat Blog’, lalu akan muncul tampilan baru sebagai akhir dari pembuatan blog, dan selesai.


Selamat mencoba 😊
Wrote by Fadhlillah Hidayat
Sumber: Instagram @rendy_jho (Rendy Prihartono)
Banyak pemuda zaman now yang masih menikmati masa-masanya hanya untuk sekedar menikmati, namun jarang yang mulai membentuk karir yang cemerlang untuk masa yang akan datang. Berbeda dengan sosok mahasiswa Hukum Keluarga Double Degree Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini yang sudah mulai meniti karir sebagai Enterpreneur dan Motivator, yaitu Rendy Prihartono.

Beliau merupakan Founder & CEO @students.backpacker dan juga Owner Rahayu Mandiri Collection (Jasa Konveksi Bogor).

Mahasiswa yang juga termasuk penerima beasiswa Karya Salemba Empat (KSE) ini mempunyai jiwa entrepreneurship yang tinggi. Bahkan, di dalam bagian KSE, beliau menjadi Gubernur Ambassador BPJSTK (BPJS Ketenagakerjaan) Batch 3. Dengan itu semua, langkah demi langkah yang sudah dipersiapkan menghasilkan suatu kesuksesan, semakin maju untuk meraih tujuannya.

Berkenaan dengan Students Backpacker, dalam waktu dekat ini akan menjalankan trip ke Hongkong-Macao, tepatnya pada pertengahan Februari 2018 mendatang. Kak Rendy sudah mempersiapkan dengan baik untuk nanti keberangkatan, dan info-info yang berkaitan sudah dipublikasikan melalui akun Instagram Students Backpacker (@students.backpacker).

Tidak hanya meroket di bidang Enterpreneur saja, Kak Rendy juga sukses mengisi acara sebagai MC, Ice Breaker, dan menjadi seorang Motivator. Seorang pemuda yang bisa memotivasi pemuda lainnya bahkan yang lebih tua darinya adalah suatu kesuksesan yang amat sangat membanggakan. Beliau sudah terbang ke berbagai tempat untuk mengisi acara-acara sebagai MC, Ice Breaker, sekaligus motivator, terakhir kali beliau mengisi seminar sebelum tulisan ini ditulis yaitu di acara Seminar Achievement Motivator Training, Be a Winner in Life di Universitas Tanjung Pura, Pontianak.

Menemani Motivator Nasional Mas Afif Ar-rahman sebagai Master of Ceremony sekaligus Ice Breaker dalam acara Achievment Motivation Training, Be a Winner in Life, Cara mudah menjadi seorang Pemenang di Universitas Tanjung Pura, Pontianak - Kalimantan Barat. #Motivator #Entrepreneur #Writer #peluangbisnis #indonesia #motivasiindonesia #bisnisterbaru #marketing #enterpreneur #milyader #millionairelifestyle #pengusahamuda #pengusahamudaindonesia #pengusahaindonesiabisnis #pengusahamuslim #pengusahakeren #motivasi #bisnis #bisnismu #bisnisonline #bisnisanakmuda #motivasipagi #wirausaha #wirausahamandiri #bisnismudah #bisnis2017 #kisahsukses #sukses #peluangbisnis #indonesia #motivasiindonesia #bisnisterbaru #marketing #enterpreneur #milyader #millionairelifestyle #pengusahamuda #pengusahamudaindonesia #pengusahaindonesiabisnis #pengusahamuslim #pengusahakeren #motivasi #bisnis #bisnismu #bisnisonline
A post shared by Rendy Prihartono (@rendy_jho) on Dec 10, 2017 at 10:26pm PST

Menjadi manfaat untuk orang lain merupakan hal yang sangat mulia, karena Rasulullah pun mengajak seluruh manusia untuk memberikan manfaat, seperti dalam haditsnya Rasulullah bersabda: “khoirunnas anfa’uhum linnas”.

Dik, kuliah itu enggak melulu hanya menjadi Aktivis atau Akademisi, lebih dari itu kita bisa memilih menjadi mahasiswa Berprestasi yang Organisatoris serta mengembangkan Bisnis untuk masa depan sejak muda. - Rendy Prihartono, Founder and CEO @students.backpacker || Owner @RM.Collect
A post shared by Rendy Prihartono (@rendy_jho) on Nov 26, 2017 at 12:12am PST
“Dik, kuliah itu enggak melulu hanya menjadi Aktivis atau Akademisi, lebih dari itu kita bisa memilih menjadi mahasiswa Berprestasi yang Organisatoris serta mengembangkan Bisnis untuk masa depan sejak muda.” -Rendy Prihartono

Freedom #22th menjadi salah satu goals terbesar kak Rendy Prihartono.



A post shared by Rendy Prihartono (@rendy_jho) on Dec 12, 2017 at 4:20am PST
Wrote by Fadhlillah Hidayat
Pasar Segar Depok sebagai lokasi pelayanan SIM (Satpas Pasar Segar).
Foto: Fadhlillah Hidayat

DEPOK – Saat ini Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah hal yang harus dimiliki bagi setiap orang yang mengemudikan kendaraan di jalan raya. Terlebih lagi, proses pembuatan SIM sangat memakan waktu yang sangat lama dikarenakan antrean yang panjang, lalu dilanjutkan dengan tes berupa tes teori dan tes praktik yang belum tentu berhasil dilalui atau tidak lulus tes.
Biasanya, pada tes teori pemohon tidak terlalu banyak kendala lantaran pertanyaannya seputar lalu lintas dan etika berkendara di jalan raya. Mungkin yang menjadi kelemahan di tes teori ini pertanyaan mengenai undang-undang tentang transportasi, karena undang-undang adalah hal yang sangat jarang dipelajari, hanya tau berkendara itu gini-gini dan gitu-gitu aja.
Ditambah lagi, tes praktik menjadi kendala yang cukup sulit, pemohon dihadapkan dengan rintangan di lapangan yang sudah disediakan, seperti jalan yang membentuk angka 8 dan dilarang menginjakkan kaki ke aspal untuk tes SIM C.
Banyak orang-orang zaman sekarang yang menghalalkan segala cara untuk menempuh hal yang diinginkannya secara instan. Hal ini pun terjadi pada setiap orang yang ingin membuat SIM. Ada jalan “pintas” yang bisa ditempuh untuk mendapatkan SIM dengan cepat, yaitu dengan calo. Tak sedikit warga yang memanfaatkan jasa calo untuk memuluskan jalan mendapatkan SIM. Pemohon terpaksa ‘bersahabat’ dengan calo padahal tindakan seperti itu adalah tindakan illegal dan bertentangan dengan hukum.

Situasi di dalam Gedung Pelayanan SIM Pasar Segar Depok
Perlu diketahui bahwa di Depok memiliki dua lokasi pelayanan SIM, yaitu di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Depok Kota dan Satpas Pasar Segar Depok. Saya berusaha menyamar menjadi warga yang ingin membuat SIM. Dalam penelusuran ini lokasi yang jadi sasaran adalah di Pasar Segar Depok. Berdasarkan informasi yang beredar, Pasar Segar Depok adalah tempat dimana para pemohon banyak yang membuat SIM dengan bantuan calo. Berbeda dengan yang di Depok Kota yang sangat minim dengan aksi calo.

Ketika berkunjung ke Satpas Pasar Segar, sejumlah calo agresif secara terang-terangan menawarkan jasa untuk membuat SIM dengan cepat dan tanpa mengikuti tes -walaupun sebenarnya tetap mengikuti tes tetapi hanya sebagai formalitas saja-, intinya tidak ribet. Awalnya saat saya datang dan baru memarkirkan kendaraannya, calo datang dengan tampilan berseragam dan mengawali pembicaraan basa-basi yang baginya adalah suatu cara untuk memberi kode ke pemohon. “Selamat pagi, mas. Mau perpanjang SIM atau bikin SIM Baru?,” ujar pria calo tersebut, Kamis (02/11/2017).
Setelah menawarkan dan pemohon berpura-pura menerima jasa dari calo tersebut, si calo memberi arahan untuk mengikutinya kearah warung yang terletak di pinggir gedung. “Baik mas, jika setuju mari ikuti saya. Tapi jalannya agak berjarak dan jalan biasa aja supaya gak ada yang curiga.” lanjut si calo.

Ternyata ada oknum lain yang mungkin mereka bekerjasama. Saya diajak kewarung dan ditemani sang penjaga warung, dialah yang mengurus masalah administrasi pembuatan SIM instan. Disaat saya diantar ke warung tersebut, si calo yang tadi mengantarkan saya ke warung hendak meninggalkan saya dan kembali ke arah parkiran untuk mencari mangsa baru.
Si penjaga warung mematok harga untuk pembuatan SIM C sebesar Rp 500.000 dan SIM A sebesar Rp 600.000 tanpa tes, hanya dengan fotokopi KTP saja. “Kalau mau bikin SIM C sekarang 500 ribu mas. Nanti kalau fix saya minta KTP mas untuk saya fotokopi, setelah itu bakal diproses sampe selesai, masnya nunggu di dalem saja sampe namanya dipanggil, nanti foto trus SIM nya bisa diambil.” tuturnya meyakinkan pemohon.

Peraturan Pemerintah mengenai Jenis dan
Tarif Penerbitan SIM
Setelah berbincang-bincang, akhirnya saya memutuskan untuk membatalkan jasa calo tersebut dengan alasan tidak memiliki uang yang cukup untuk membayar biaya pembuatan SIM tersebut. Saya menuju kedalam pasar untuk menguak informasi lebih lanjut. Disana tertera Peraturan Pemerintah mengenai penerbitan SIM, tepatnya Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016, pembuatan SIM A baru sebesar Rp 120.000 dan SIM C baru sebesar Rp 100.000.

Di dalam pasar banyak para pemohon yang sedang menunggu panggilan untuk proses pembuatan SIM. Hasil survey yang dilakukan menjelaskan bahwa para pemohon yang saya tanya-tanya lebih dominan membuat SIM dengan jalan pintas dari calo yang sudah jelas ilegal. Yang menjadi alasan untuk membuat SIM melalui calo adalah karena supaya lebih mudah dan tidak mau ambil pusing. “Soalnya saya mah gak mau ambil pusing, yang penting hari ini SIM jadi. Karena saya takut juga kalau gak pake jalan pintas nanti saya gak lulus tes malah jadi harus kesini lagi, keluarin uang lagi dan harus mengorbankan waktu lagi.” ujar Fajri, salah satu pemohon.


Mungkin di Pasar Segar Depok ini hanyalah salah satu dari sekian banyak lokasi yang menjadi ladang calo untuk menawarkan jasanya. Namun, apakah tindakan ilegal ini akan menjadi hal yang lumrah?
Wrote by Fadhlillah Hidayat
Sebuah kiriman dibagikan oleh LDK Syahid (@ldksyahid) pada Des 8, 2017 pada 4:27 PST


Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid UIN Jakarta mengadakan Seminar dan Talkshow Qurani pada hari Kamis (7/12/2017) di Masjid Fathullah UIN Jakarta.

Dari berbagai rangkaian kegiatan Syahid Fair UIN Jakarta 2017, acara yang menjadi Closing Syahid Fair ini diisi dengan narasumber Archie Fitrah Wirija (Founder QuranIDProject) dan Muzammil Hasballah (Quran Recited).

Foto bersama Muzammil Hasballah setelah acara Seminar dan Talkshow Qurani di Masjid Fathullah UIN Jakarta (7/12/2017)


Dalam materinya, Ustadz Muzammil menjelaskan mengenai kaidah dari Alquran surat Al-Baqarah ayat 2, membahas bahwa di dalam Alquran tidak ada keraguan. “Kitab Alquran ini yang tidak ada keraguan, petunjuk bagi orang yang bertaqwa. Kalau kita baca mushaf terjemah Kemenag Indonesia, terjemahnya seperti ini. Tapi kalau kita melihat tafsir, itu lebih detail lagi, karena terjemah dari Alquran itu baru gambaran singkat.”

Selain itu, beliau juga menjelaskan mengenai kehebatan Allah dalam menyusun isi dan makna ayat di dalam Alquran, salah satunya yaitu Ayat Kursi (Al-Baqarah ayat 255). “Ayat itu turun ada Sabaabun Nuzulnya, ada sebab-sebab turunnya, ada hikmahnya. Tapi kalau kita lihat susunannya luar biasa, indah. Itu baru satu ayat, belum kita bahas surat yang lain, ayat yang lain.”

Setelah kajian seminar berakhir, dilanjut dengan penggalangan dana untuk kaum muslimin yang membutuhkan bantuan, seperti yang terkena bencana di Indonesia, maupun Muslim yang berada di Palestina, Rohingya, dan tempat lainnya.

Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta, baik dari mahasiswa UIN itu sendiri maupun dari umum. Acara berakhir dengan shalat maghrib berjama’ah yang dipimpin oleh Ustadz Muzammil Hasballah.

Wrote by Fadhlillah Hidayat
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

About Me




Saya adalah seorang yang biasa, namun ingin mengekspresikan diri saya melalui media, yang salah satunya adalah blog ini. So, be happy and enjoy it!

-Fadhlillah Hidayat

LinkedIn Profile


M. Nurfadhlillah Hidayat

My Running Journey

Blog Archive

  • ►  2021 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2020 (1)
    • ►  Oktober (1)
  • ►  2019 (13)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  September (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2018 (2)
    • ►  November (1)
    • ►  Juni (1)
  • ▼  2017 (11)
    • ▼  Desember (4)
      • [TIPS & TRIK] Cara Mudah bin Sederhana Membuat Blog
      • [HUMAN INTEREST] Mengenal Enterpreneur dan Motivat...
      • [SOSIAL] Jalan “Pintas” Bikin SIM Cepat di Depok
      • [AGAMA] Talkshow Qurani bersama Muzammil Hasballah
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2016 (11)
    • ►  Desember (1)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (3)

Let's Support GFriend!

Copyright Fadhlillah Hidayat. Diberdayakan oleh Blogger.

Populernya tuh Disini!

  • [SOSIAL] Jalan “Pintas” Bikin SIM Cepat di Depok
  • [HUMAN INTEREST] Mengenal Enterpreneur dan Motivator Muda, Rendy Prihartono
  • [AGAMA] Talkshow Qurani bersama Muzammil Hasballah
  • Pendekatan Teori SOLAADS Frank Jefkins dalam Contoh Siaran Pers
  • Kotak Pandora dari (G)I-DLE, Suatu Konsep Nightmare yang Memukau
  • Pedas Mantap Hadir di Berani Festival 2019
  • PBAK 2016, Day 1 : Pra-PBAK / Gladi Resik
  • PBAK 2016 SERIES
  • Goodbye, My Obsession!
  • Perpisahan yang Akan Kembali Bertemu

Pengikut

PENGUNJUNG FADLY

Categories

Story Kuliah Opini Cinta Narasi Politik UAS Jurnalistik Pemilu 2019 UTS Teknik Publikasi Hati Mimpi Inspirasi Korean Zone Magang Owner PBAK 2016 Profile Straight News (G)I-DLE COMFEST 2017 Drama Review Feature News ICONIC Indonesia Interview KKN My Target Pabangbon Queendom

Panutanqu

  • kaoskakibau.com - by ron
    So... Where Am I Now?
    9 bulan yang lalu
  • 68ACA :: a modest thought
    Main Jungkat-Jungkit
    6 tahun yang lalu

Copyright © 2015 fadlytheworld. Designed by OddThemes